Setelah beberapa tulisanku yang tidak jadi saya post saya harap ini bisa di post (diawal masih ragu nantinya akan di post tidak hahha). barusaja saya menonton film drawa comedi romantik yang menurut saya bagus. tadinya si ingin menonton suatu yang beda lelah dengan film action. Setelah menonton film ini yang saya sadar adalah banyak orang yang suka dengan film korea dan saya mulau merasakannya bukan karena mainstream tapi lebih karena saya saadah film korea itu lebih menunjukkan perasaan berbeda dengan film-film luar yang menunjukkan semua keromantisan hanya dengan sex. Disini beda sekali, romantis itu dari perasaan. Bukan berarti itu saya suka dengan sinetron yang membawa perasaan ibu-ibu sampai episode ratusan. Saya suka film bukan film serial. Maaf jadi terbawa curhat..hehehhe
Film ini mengajarkan saya untuk mengerti tentang perasaan orang lain bukan hanya saja wanita tapi terhadap semua orang yang ada di sekitad saya. mengerti bukan hanya mengerti lalu bilang ia.. akan tetapi mengerti bagaimana kita bersikap agar orang lain bisa nyaman dan tersenyum pada kita. Saya memang merasa berwatak keras dan terkadang ankuh. Ada beberapa teman yang menyapa ketika bertemu di jalan dan dia berteriak "tolong ya raut mukanya biasa aja gak sah jutek gitu, gak ens gitu" sampai sekarang saya tidak tau apa yang dia maksud "ens". Mahasiswa yang saya pernah assistenkan itu juga bicara kalau saya jutek dan galak. Mungkin saja banak yang bilang begitu. Saya minta maaf bukan berarti saya punya maksud seperti itu. Saya sadar dengan hal itu saya tau akan hal itu tapi saya sendiri tidak tau bagaimana bersikap. Terkadang saya ingin sekali bercanda dengan seseorang tapi saya merasa gengsi dan susah sekali dan mungkin dia bilang saya jutek. Maaf sekali lagi maaf... (balik ke film ya hhihiii)
Film ini bercerita tentang seorang pria (andy lau) yang memiliki keluarga yang bercerai dan bercerai dengan sang istri akan tetapi dia mempunyai anak perempuan yang masih remaja. Ayahnya tinggal di panti jompo ia adalah mantan penyanyi operah. Ia bekerja sebagai executive creatif dia merupakan orang yang suka menggombal pada perempuan. Suatu saat ada direktur baru yang menjadi atasannya. Seorang perempuan yang orang banyak bilang ia ditakuti banyak laki-laki. Kemudian disuatu kejadian ia bisa mendengar apa yang wanita katakan dalam hati tetapi tidak pada laki-laki. Kelebihan itu dia gunakan untuk mendapatkan ide kreatif dengan mendengarkan semua wanita katakan dalam hati, tak terkecuali atasannya. Maka ia di tuduh mencuri ide dari atasannya dan ia terlibat konflik. akan tetapi anaknya merasa nyaman dengannya, dan ia sadar bahwa kelebihan itu harus di gunakan dengan baik agar semua tidak terjadi kekacauan. Dan akhirnya ia dekat dengan sang atasan secara emotional dan mereka merasakah yang orang bilang cinta. akan tetapi pada suatu kejadian sang atasan di pecat dan di gantikan andylau. selanjutnya nonton sendiri ya...hehhehe
Ternyata Film ini sudah pernah di buat dan di remake kembali. setelah baca sana sini ternyata banyak kecewa dengan film yang baru saja saya tonton. akan tetapi saya puas dengan menonton film ini karena begitu romantis, begitu banyak setting menarik, dan banyak pesan tersirat di dalamnya. at least recommended movie kalo nonton sama pasangan pasti romantis.. :)
yang menurut gw romantis lagi itu ketika andylau menyanyikan lagu slip away...
liriknya :
Every time I look into the mirror of my mind
I barely recognise the man I see
He used to be a dreamer
He used to be like me
But I can see the sadness in his eyes
And he's no longer who I want to be
If I could I would change my yesterday
I would listen to my heart and then today
I'd see What true love could be and I won't let tomorrow
I won't let tomorrow Slip away
I feel the tide is turning and I'm stranded out at sea
Hoping for my rescue to arrive
The coulds have all turned grey And now the waves are crashing in
I thought I could survive but reality has got the better part of me
If I could I would change my yesterday
I would listen to my heart and then today
I'd see What true love could be and I won't let tomorrow
I won't let tomorrow Slip away
I'll make a promise to myself
That I will live each day just like it was the last time
I'll ever see your face again
Film ini mengajarkan saya untuk mengerti tentang perasaan orang lain bukan hanya saja wanita tapi terhadap semua orang yang ada di sekitad saya. mengerti bukan hanya mengerti lalu bilang ia.. akan tetapi mengerti bagaimana kita bersikap agar orang lain bisa nyaman dan tersenyum pada kita. Saya memang merasa berwatak keras dan terkadang ankuh. Ada beberapa teman yang menyapa ketika bertemu di jalan dan dia berteriak "tolong ya raut mukanya biasa aja gak sah jutek gitu, gak ens gitu" sampai sekarang saya tidak tau apa yang dia maksud "ens". Mahasiswa yang saya pernah assistenkan itu juga bicara kalau saya jutek dan galak. Mungkin saja banak yang bilang begitu. Saya minta maaf bukan berarti saya punya maksud seperti itu. Saya sadar dengan hal itu saya tau akan hal itu tapi saya sendiri tidak tau bagaimana bersikap. Terkadang saya ingin sekali bercanda dengan seseorang tapi saya merasa gengsi dan susah sekali dan mungkin dia bilang saya jutek. Maaf sekali lagi maaf... (balik ke film ya hhihiii)
Film ini bercerita tentang seorang pria (andy lau) yang memiliki keluarga yang bercerai dan bercerai dengan sang istri akan tetapi dia mempunyai anak perempuan yang masih remaja. Ayahnya tinggal di panti jompo ia adalah mantan penyanyi operah. Ia bekerja sebagai executive creatif dia merupakan orang yang suka menggombal pada perempuan. Suatu saat ada direktur baru yang menjadi atasannya. Seorang perempuan yang orang banyak bilang ia ditakuti banyak laki-laki. Kemudian disuatu kejadian ia bisa mendengar apa yang wanita katakan dalam hati tetapi tidak pada laki-laki. Kelebihan itu dia gunakan untuk mendapatkan ide kreatif dengan mendengarkan semua wanita katakan dalam hati, tak terkecuali atasannya. Maka ia di tuduh mencuri ide dari atasannya dan ia terlibat konflik. akan tetapi anaknya merasa nyaman dengannya, dan ia sadar bahwa kelebihan itu harus di gunakan dengan baik agar semua tidak terjadi kekacauan. Dan akhirnya ia dekat dengan sang atasan secara emotional dan mereka merasakah yang orang bilang cinta. akan tetapi pada suatu kejadian sang atasan di pecat dan di gantikan andylau. selanjutnya nonton sendiri ya...hehhehe
Ternyata Film ini sudah pernah di buat dan di remake kembali. setelah baca sana sini ternyata banyak kecewa dengan film yang baru saja saya tonton. akan tetapi saya puas dengan menonton film ini karena begitu romantis, begitu banyak setting menarik, dan banyak pesan tersirat di dalamnya. at least recommended movie kalo nonton sama pasangan pasti romantis.. :)
yang menurut gw romantis lagi itu ketika andylau menyanyikan lagu slip away...
Every time I look into the mirror of my mind
I barely recognise the man I see
He used to be a dreamer
He used to be like me
But I can see the sadness in his eyes
And he's no longer who I want to be
If I could I would change my yesterday
I would listen to my heart and then today
I'd see What true love could be and I won't let tomorrow
I won't let tomorrow Slip away
I feel the tide is turning and I'm stranded out at sea
Hoping for my rescue to arrive
The coulds have all turned grey And now the waves are crashing in
I thought I could survive but reality has got the better part of me
If I could I would change my yesterday
I would listen to my heart and then today
I'd see What true love could be and I won't let tomorrow
I won't let tomorrow Slip away
I'll make a promise to myself
That I will live each day just like it was the last time
I'll ever see your face again




0 komentar:
Post a Comment