Pages

Ads 468x60px

Wednesday, 20 June 2012

Mengatasi dan Sebab Kegalauan

Galau
Sekarang lagi musim galau, musim durian aja lewat dah. Dari abegeh sampe kakek nenek kayanya pada galau deh, dari yang mulai galau karena pacaran, karir, sampai momongan. Galau itu seperti penyakit jantung yang datangnya tak diduga dan dinyana, tautau dateng gitu aja. Tapi kebanyakan orang yang sering galau itu orang yang bersifat melankolis. Seperti banyak kita ketahui ada banyak jenis kepribadian, ada 4 macam kepribadian diantaranya:
  1. Sanguinis yang populer.
  2. Melankolis yang sempurna
  3. Koleris yang kuat
  4. Phalegmatis yang kuat
Dari kepribadian di atas untuk mengenal kepribadian orang lain mulailah untuk mengenal diri sendiri sehingga tidak terlalu sibuk dengan apa yang di lakukan orang lain. Banyak lah untuk berintrospesi diri walaupun dengan introspeksi diri kita jadi terlihat agak galau tau tak apa lah. Introspeksi diri itu penting sebagai perkenalan terhadap soul yang ada pada badan ini. Introspeksi diri tiu ada banyak manfaatnya antaranya yaitu :
  1. Menyelidiki kelemahan dan kekuatan kita sendiri 
  2. Belajar bagaimana menonjolkan segi positif dan menyingkiran segi negatif
  3. Memahami orang lain dengan melihat perbedaan dan sadar akan perbedaan
Introspeksi diri itu boleh asal jangan terlalu menyalahkan diri sendiri bahkan sampain depresi, bisa gantung diri dah kalo sampe depresi gitu heheheh..
Seperti yang mereka sebut galau itu ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan perasaan galau yang berujung pada stress dan mengganggu aktifitas, diantaranya :

   1.  Mengatur Ritme Pernafasan

Langkah termudah untuk mengurangi tingkat stres dan galau adalah untuk memperlambat dan memperdalam pernapasan. Jika anda mengalami sesuatu yang mengganggu, cobalah untuk bernapas dalam-dalam dan perlahan-lahan lalu buang napas perlahan-lahan juga.

Ini adalah cara tercepat untuk mengatasi stres, kelelahan dan menurunkan emosi. Tubuh anda secara otomatis akan mengurangi ketegangan dalam waktu singkat. Teknik pernapasan akan lebih efektif jika disertai dengan visualisasi.

Tempatkan diri anda di tempat posisi yang nyaman, seperti duduk atau berbaring. Mulailah bernapas dalam-dalam dan perlahan-lahan dan kemudian buang napas perlahan-lahan. Jika memungkinkan, tutup mata anda dan bayangkan tempat yang paling anda sukai, seperti pantai. Bayangkan anda berada di sana dan merasakan apa yang terjadi di sana. Dengarkan suaran ombak, merasakan angin bertiup lembut dan matahari hangat menyentuh kulit anda. Lakukan selama beberapa menit dan ketika anda membuka mata anda maka ketegangan itu jauh berkurang.

  2. Mengubah Perspektif Anda

Ketika seseorang merasa tertekan mereka berpikir lebih lanjut tentang hal-hal yang negatif dibandingkan dengan hal-hal positif. Dengan mengubah sudut pandang kita pada sesuatu maka stres dapat dikurangi.

Kata internal dalam pikiran dan juga kata-kata lisan anda memiliki peran besar. Mungkin anda pernah mendengar hukum tarik-menarik sebelummya, pikiran dan kata-kata positif , akan menghasilkan energi positif. Sedangkan pikiran dan kata-kata negatif , akan menghasilkan energi negatif. Berpikirlah dan katakan sesuatu dengan cara yang positif maka anda akan merasakan perbedaan besar.

  3. Buatlah Aktifitas yang Terencana

Ketika seseorang merasa tertekan mereka berpikir lebih lanjut tentang hal-hal yang negatif dibandingkan dengan hal-hal positif. Dengan mengubah sudut pandang kita pada sesuatu maka stres dapat dikurangi.

Kata internal dalam pikiran dan juga kata-kata lisan anda memiliki peran besar. Mungkin anda pernah mendengar hukum tarik-menarik sebelummya, pikiran dan kata-kata positif , akan menghasilkan energi positif. Sedangkan pikiran dan kata-kata negatif , akan menghasilkan energi negatif. Berpikirlah dan katakan sesuatu dengan cara yang positif maka anda akan merasakan perbedaan besar.

ketika anda melakukan kegiatan bersama, seperti menjawab panggilan telepon ketika anda mengendarai kendaraan, maka tubuh dan pikiran anda membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukannya. Tapi ketika anda melakukan aktivitas sistematis, satu per satu, maka secara otomatis anda menjadi lebih rileks.

Jadi, ketika anda merasa stres / tertekan, melakukan aktivitas anda secara teratur (jangan anda menggabungkan satu aktivitas ke aktivitas lain secara bersamaan), lakukan dengan hati-hati dan memberikan perhatian lebih ketika anda melakukan suatu kegiatan.

4. Ikhlaskan Semua yang Telah Terjadi

banyak hal terjadi dalam kehidupan ini. Anda mungkin merasa bahwa hal ini terjadi tidak dapat diubah kembali. Anda dapat membuat keputusan dalam pikiran untuk tidak menyalahkan diri sendiri, atau tidak membuat tekanan dalam hidup anda untuk sesuatu yang tidak dapat anda ubah.

Disadur dari berbagai sumber

0 komentar:

Post a Comment