Pages

Ads 468x60px

Wednesday, 18 July 2012

Penyesalan

Seperti sudah di sadari dan diketahui banyak orang bahwa penyesalan datang di akhir. Penyesalan itu hadir ketika seseorang tidak puas dengan hasil dari keputusan yang ia pilih maka terbentuklah sebuah penyesalan seakan ingin mengulang kembali pilihannya. Hidup ini memang pilihan akan tetapi semua pilihan ada konsekwensinya. Seperti orang bermain judi, begitu menentukan pilihan dalam suatu permainan judi dan ia salah memilih, maka ia kalah dalam berjudi dan penyesalan lah yang membuat dirinya semakin terpuruk. Setiap konsekwensi yang kita dapat dari sebuah pilihan adalah sebab dari akibat yang kita pilih, tergantung bagaimana kita memilih sebuah pilihan dengan konsekwensi yang tidak menimbulkan penyesalan.
Penyesalan itu seperti senjata api yang bersisi penuh dengan peluru tajam. Apabila pada tanggan yang benar maka penyesalan itu menjadi suatu titik balik dimana orang tersebut tidak akan mengulangi kesalahan itu sendiri dan tidak akan masuk kedalam lubang yang sama. Apabila penyesalan di tanggapi dalam sikap yang salah maka itu dapat melukai diri sendiri karena semakin dalam penyesalan tanpa ada sikap yang jelas dalam menyikapinya maka dia akan larut dalam penyesalan dan semakin terperosok dalam jurang yang dalam dan tidak mustahil apabila ia akan masuk pada jurang yang sama.
Bagaimana dengan hidup tanpa penyesalan? apakah ada situasi seperti itu? jawabannya ada. Penyesalan itu tidak akan berarti apabila kita bersyukur dan yakin bahwa yang kita dapat dari pilihan kita itulah yang terbaik buatkita. Bukankah Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan dari pada yang kita inginkan? maka bersyukurlah dan jalani semua dengan sebaik-baiknya pilihan tanpa ada penyesalan pada akhirnya. Semakain banyak kegagalan yang tidak kita sesalkan melainkan di syukuri maka semakin baik kwalitas hidup kita.
Terulang kembali kesalahan merupakan memberi kesempatan kepada penyesalan dan rasa bersalah itu datang dan terus menghujam fikiran kita. Tetaplah berfikir positif dan memfikirkan swatu konsekwensi dari suatu sikap yang diputuskan, shingga penyesalan tidak datang kembali.

0 komentar:

Post a Comment