Pages

Ads 468x60px

Wednesday, 20 June 2012

Rasa

Rasa itu datang lagi
hampa ku rasa
karna ku ingin gapai rasa
yg ada dlm jiwa

angin menghembus wangi
hingga ujung langkah ini
awan membwa wajahnya
mengikuti langkahnya
bulan sabit menebar tersenyumnya
seindah lekukan bibirnya

salah ku harap rasa
karna rasa membawa jiwa entah kemana

biar dia tetap merona
agar dia membawa rasa
biar yg ku rasa
agar dy ttp mempesona..
READ MORE - Rasa

Baca

Mata memandang..
Hnya slayang pdang..
Hati merasa..
Rasa yg meraba
kala smua menjadi buta
mata berkata
berkata jiwa yang fana
dalam dekap nyawa yg bermkna
fikir trus mengikir
stiap lembar yg tersingkir
semua yg terukir
biarkan bergulir
tuk arungi hdup yg trakhir..
Gapai hidup
tuk kwalitas yg lbih baik..
READ MORE - Baca

Berkata

Hanya berkata
Rasa bermakna
Tak mengungkap jiwa
yang fana kan sirna

mata terbuka
tak kan membaca
huruf dari rasa
kian sirna oleh yang fana

tutup tuk fana
Bukalah rasa
walau gelap kan melihat
meskipun di sambar kilat
iman kan tetap tegak
READ MORE - Berkata

Sendiri dan Kehidupan

Hati sendiri
Berdiri tanpa kaki
Ditopang sendi-sendi
letih tak kan menepi
Merintih dalam jiwa yang sedih

Kehidupan…
Tak kan pernah dapat terbaca
Hati hanya bisa mengeja
Huruf- demi huruf kehidupan

Kehidupan gemerlapan
Yang tak redup oleh kegelapan
Dan juga tak sepi oleh kesendirian
Dalam kesendirian hati dan jiwa

Hati dan jiwa satu
Tapi keduanya takkan menjadi satu
tanya kan merdiri tegak diantaranya
hidup pecahkan Tanya itu
Sebelum jiwa terkubur di asalnya.
READ MORE - Sendiri dan Kehidupan

Harapan dlm rasa

Derik jangkrik
mengerik dalam mlm trusik
nyayian gelap menggelitik
tak mgusik gemuruh hati yg melekik

renungan hti
membendung sepi
membentang nyanyian sndri
dalam sendri yg kian sunyi

hati diterpa nyata
kian gemuruh ditelinga
entah apa
"kenapa" selalu terjaga
hati kian kcil dibuatNy

hanya bhasa hati
bukan kecapan kata
dalam merangkai mkna
hany asa kan jd kan dewasa

hati yg menyusut
bkan brarti terpuruk
ykin bkan brtanda buruk
hany ketukan yg membentuk

harap rasa ini slalu ada
agar dpat membangun jiwa
ykin pada Yang Kuasa
jalan terbaik berian-NYA
READ MORE - Harapan dlm rasa

Bisik yg terusik

Detik2 waktu slalu menghujam
Membunuh hinga meluluh
Tak tumbuh tak kunjung tumbuh
Ngelu dan membeku

Kala blan persenyum q pun tenggelam
Dalam dawai nada yg silam
Rintihan yg mendalam
Dri lubuk ku bersemayam

Bak mati suri
Kini hrus brdri
Teriakkan harap dan sembuh
Walaw Mengeruh dlam drai yg gmuruh
Bisik lirih namun perih
Harapku rengkuh lgi
Walaw dlam tirai bersembunyi
READ MORE - Bisik yg terusik

Hilang

angin pun tersenyum
berbisik nyayian dalam
alunan gending malam
menghanyut ke lubang hitam

pemimpi itu hanya terdiam
letih dalam peluh panjang
keluh kian menjelang
membeku oleh terik siang
mekik di keheningan

dirinya hilang
di telan batu jalanan
hanya selembar kain malam
melindungi dari keheningan
READ MORE - Hilang

Sisi

waktu bergulir
terukir dengan fikir
tak ada kata kikir
di perjalanan tak ada akhir

satu per satu hilang
dan tak pernah berulang
hanya ada satu kesempatan
dalam setiap goresan

salah satunya datang
tanpa diundang
dengan ribuan pertanyaan
tanpa arah dan tujuan

harap pada satu sisi
tuk mengisi yang bersisi
terbesit rasa tak tak berisi tuk satu sisi
sisi yang kemudian risih
kemudian tersisih

aku pun tenggelam
dalam palung yang dalam
dalam pusara kehidupan
berubah dalam kebekuan
READ MORE - Sisi

Soegija

Synopsis:
Film ini ingin melukiskan kisah-kisah kemanusiaan di masa perang kemerdekaaan bangsa Indonesia (1940-1949). Adalah Soegija (diperankan Nirwan Dewanto) yang diangkat menjadi uskup pribumi dalam Gereja Katolik Indonesia. Baginya kemanusiaan itu satu, kendati berbeda bangsa, asal-usul, dan ragamnya.

Dan perang adalah kisah terpecahnya keluarga besar manusia. Ketika Jepang datang ke Indonesia (1942), Mariyem ( Annisa Hertami) terpisah dari Maryono (Abe), kakaknya. Ling Ling (Andrea Reva) terpisah dari ibunya (Olga Lydia).

Tampaknya keterpisahan itu tidak hanya dialami oleh orang-orang yang terjajah, tetapi juga oleh para penjajah. Nobuzuki (Suzuki), seorang tentara Jepang dan penganut Budhist, ia tidak pernah tega terhadap anak-anak, karena ia juga punya anak di Jepang. Robert ( Wouter Zweers), seorang tentara Belanda yang selalu merasa jadi mesin perang yang hebat, akhirnya juga disentuh hatinya oleh bayi tak berdosa yang ia temukan di medan perang. Ia pun rindu pulang, ia rindu Ibunya.

Di tengah perang pun Hendrick (Wouter Braaf) menemukan cintanya yang tetap tak mampu ia miliki karena perang. Soegija ingin menyatukan kembali kisah-kisah cinta keluarga besar kemanusiaan yang sudah terkoyak oleh kekerasan perang dan kematian.
Tadinya saya berharap dengan menonton film ini saya dapat merasakan sesuatu yang saya rindukan tentang pandangan-pandangan tokoh dan pemandangan fisual tempo dulu. Ada sedikit kekhawatiran pada diri saya tentang menonton film ini saya bisa terbawa cara pandang katolik atau bahkan ketakutan tentang kristenisasi (saya muslim). Sebelum menonton film ini saya ada sedikit kekaguman di ruang teather bioskop ini yaitu terdapat nenek-nenek usia lanjut yang duduk di salah satu kursi tengah posisi dimana menonton film dengan nyaman. Dari rambutnya yang sudah putih keseluruhan dan jalan pun dituntun dengan perempuan paruh baya. "nenek ini ingin bernostalgia" sahut saya dalam hati. Dari situ saya semakin yakin kalau film ini begitu bagus hingga ada nenek-nenek duduk menonton film ini hingga melewati jam tidur nenek ini. Akan tetapi muncul ketakutan tentang kristenisasi tersebut.

Awalnya ketakutan saya benar karena diperdengarkan lagu-lagu gereja, suasana gereja, dan khutbah walau dalam bahasa belanda. Alurnya begitu lambat akan tetapi dengan itu saya disuguhkan dengan banyak visualisasi tempo dulu yang begitu menarik.Dengan bahasa jawa yang begitu kental keinginan saya begitu terobati dengan latar,setting, dan canda-candaan tempo dulu. Kekhawatiran saya tentang film ini pudar setelah pesan-pesan yang di sampaikan disini tidak membawa sesuatu yang begitu katolik akan tetapi dibawakan dengan begitu luas dan lugas. Pesan-pesan tentang problematika tentang kejadian sekarang baik urusan politik yang sedang berdarah-darah sekarang, sosial agama yang sedang dicecar dengan sifat fanatik, keamanan yang sedang teregrus dengan ketidak adaannya pemimpin yang bernar-benar mengayomi masyarakat luat tanpa meliha imannya. Pesan-pesan kepemimpinan yang betul-betul saya ingat ialah "dahulukan rakya, layani masyarakat dulu, berilah makan masyarakat hingga kenyang baru berikanlahmakan itu pada saya" kata sugija pada semua yang melayaninya. kurang lebih pesan yang disampaikan seperti itu.Film ini di tata dengan kesederhanaan yang begitu bagus sehinga tidak ada kebencian, darah, bahkan tidak ada perkelahian sebagaimana kisah peperangan jaman dahulu.

Bagaimana bisa diakatakan film ini film serius yang bercerita tentang kristenisasi jaman penjajahan, Bahkan menurut saya film sugija merupakan film serius yang jenaka, film tempo dulu yang kekini-kinian dan film perjuangan tanpa mengorbankan darah. Film ini memang film serius akan tetapi disisipi banyak kejenakaan yang mengandung pesan, darimulai tukang jamu yang digoda anak kecil berambut plontos sampai kejenakaan Pak Butet yang menyindir soegija tentang jodoh. Film ini berlatar belakang tempo dulu akan tetapi isu yang diangkat ialah masalah kekinian terutama politik dan kepemimpinan. Film perjuangan ini juga tidak menampilkan darah yang berceceran dan kekejaman perang.

Pada saat pertengahan film ini saya tertegun kembali dengan melihat nenek tadi itu keluar menuju pintu keluar, saya fikir nenek ini sudah bosan dan sudah mengantuk. Setelah beberapa menit nenek itu masuk kembali kedalam, saya tertegun "wah betapa hebat film ini hingga bisa memberi semangat nenek ini". dan diakhir kata film ini direkomendasikan...
READ MORE - Soegija

Mengatasi dan Sebab Kegalauan

Galau
Sekarang lagi musim galau, musim durian aja lewat dah. Dari abegeh sampe kakek nenek kayanya pada galau deh, dari yang mulai galau karena pacaran, karir, sampai momongan. Galau itu seperti penyakit jantung yang datangnya tak diduga dan dinyana, tautau dateng gitu aja. Tapi kebanyakan orang yang sering galau itu orang yang bersifat melankolis. Seperti banyak kita ketahui ada banyak jenis kepribadian, ada 4 macam kepribadian diantaranya:
  1. Sanguinis yang populer.
  2. Melankolis yang sempurna
  3. Koleris yang kuat
  4. Phalegmatis yang kuat
Dari kepribadian di atas untuk mengenal kepribadian orang lain mulailah untuk mengenal diri sendiri sehingga tidak terlalu sibuk dengan apa yang di lakukan orang lain. Banyak lah untuk berintrospesi diri walaupun dengan introspeksi diri kita jadi terlihat agak galau tau tak apa lah. Introspeksi diri itu penting sebagai perkenalan terhadap soul yang ada pada badan ini. Introspeksi diri tiu ada banyak manfaatnya antaranya yaitu :
  1. Menyelidiki kelemahan dan kekuatan kita sendiri 
  2. Belajar bagaimana menonjolkan segi positif dan menyingkiran segi negatif
  3. Memahami orang lain dengan melihat perbedaan dan sadar akan perbedaan
Introspeksi diri itu boleh asal jangan terlalu menyalahkan diri sendiri bahkan sampain depresi, bisa gantung diri dah kalo sampe depresi gitu heheheh..
Seperti yang mereka sebut galau itu ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan perasaan galau yang berujung pada stress dan mengganggu aktifitas, diantaranya :

   1.  Mengatur Ritme Pernafasan

Langkah termudah untuk mengurangi tingkat stres dan galau adalah untuk memperlambat dan memperdalam pernapasan. Jika anda mengalami sesuatu yang mengganggu, cobalah untuk bernapas dalam-dalam dan perlahan-lahan lalu buang napas perlahan-lahan juga.

Ini adalah cara tercepat untuk mengatasi stres, kelelahan dan menurunkan emosi. Tubuh anda secara otomatis akan mengurangi ketegangan dalam waktu singkat. Teknik pernapasan akan lebih efektif jika disertai dengan visualisasi.

Tempatkan diri anda di tempat posisi yang nyaman, seperti duduk atau berbaring. Mulailah bernapas dalam-dalam dan perlahan-lahan dan kemudian buang napas perlahan-lahan. Jika memungkinkan, tutup mata anda dan bayangkan tempat yang paling anda sukai, seperti pantai. Bayangkan anda berada di sana dan merasakan apa yang terjadi di sana. Dengarkan suaran ombak, merasakan angin bertiup lembut dan matahari hangat menyentuh kulit anda. Lakukan selama beberapa menit dan ketika anda membuka mata anda maka ketegangan itu jauh berkurang.

  2. Mengubah Perspektif Anda

Ketika seseorang merasa tertekan mereka berpikir lebih lanjut tentang hal-hal yang negatif dibandingkan dengan hal-hal positif. Dengan mengubah sudut pandang kita pada sesuatu maka stres dapat dikurangi.

Kata internal dalam pikiran dan juga kata-kata lisan anda memiliki peran besar. Mungkin anda pernah mendengar hukum tarik-menarik sebelummya, pikiran dan kata-kata positif , akan menghasilkan energi positif. Sedangkan pikiran dan kata-kata negatif , akan menghasilkan energi negatif. Berpikirlah dan katakan sesuatu dengan cara yang positif maka anda akan merasakan perbedaan besar.

  3. Buatlah Aktifitas yang Terencana

Ketika seseorang merasa tertekan mereka berpikir lebih lanjut tentang hal-hal yang negatif dibandingkan dengan hal-hal positif. Dengan mengubah sudut pandang kita pada sesuatu maka stres dapat dikurangi.

Kata internal dalam pikiran dan juga kata-kata lisan anda memiliki peran besar. Mungkin anda pernah mendengar hukum tarik-menarik sebelummya, pikiran dan kata-kata positif , akan menghasilkan energi positif. Sedangkan pikiran dan kata-kata negatif , akan menghasilkan energi negatif. Berpikirlah dan katakan sesuatu dengan cara yang positif maka anda akan merasakan perbedaan besar.

ketika anda melakukan kegiatan bersama, seperti menjawab panggilan telepon ketika anda mengendarai kendaraan, maka tubuh dan pikiran anda membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukannya. Tapi ketika anda melakukan aktivitas sistematis, satu per satu, maka secara otomatis anda menjadi lebih rileks.

Jadi, ketika anda merasa stres / tertekan, melakukan aktivitas anda secara teratur (jangan anda menggabungkan satu aktivitas ke aktivitas lain secara bersamaan), lakukan dengan hati-hati dan memberikan perhatian lebih ketika anda melakukan suatu kegiatan.

4. Ikhlaskan Semua yang Telah Terjadi

banyak hal terjadi dalam kehidupan ini. Anda mungkin merasa bahwa hal ini terjadi tidak dapat diubah kembali. Anda dapat membuat keputusan dalam pikiran untuk tidak menyalahkan diri sendiri, atau tidak membuat tekanan dalam hidup anda untuk sesuatu yang tidak dapat anda ubah.

Disadur dari berbagai sumber
READ MORE - Mengatasi dan Sebab Kegalauan

Monday, 4 June 2012

Yang kukenal hatinya

Sekian lembar ingatan kau tulis dengan tinta kehidupan mu
Sekian detik kau isi dengan seutas senyuman mu
Sekian langkah kau sisi dengan gelora semangat mu
Sekian ruang kau isi dengan secarik harapan

     Hai wanita yang ku kenal namanya
     Pernahkah kau tulis selembar mimpi
     Pernahkan kau lukis angan yang dalam
     Pernahkah kau lantunkan romansa hati

Hai kau wanita yang pernah kukenal hatinya
Setiap ranting yang patah tak membuatmu tertitah
Setiap kerikil tajam tak jadi masalah
Setiap pesona hidup tak membuatmu surut

     Tetes air hujan menghujam berjatuhan
     Kau tak pernah surut dalam lamunan
     Walau langkah kaki tak lagi dihentakkan
     Tetapi Batu pun bisa kau pecahkan

Hai wanita yagn kukenal hatinya
Jarimu begitu indah terkulai
Matamu sejukbegitu menusuk
Hati mu indah terarah

    Wanita yang kukenal namanya
    Teruslah tumbuh
    Tak perlu di sentuh
    Setiap lekuk agar utuh
READ MORE - Yang kukenal hatinya